PERATURAN PAJAK
DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
				       DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
___________________________________________________________________________________________
											         14 Juni 2006

			          	   SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK
				          NOMOR S - 236/PJ.7/2006

					         TENTANG

		         EVALUASI KEGIATAN TIM OPTIMALISASI PENERIMAAN PAJAK 
				  PERIODE JANUARI S.D. APRIL 2006

				        DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

Sehubungan dengan Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-13/PJ./2006 tanggal 21 Februari 2006 
tentang Ralat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-03/PJ./2006 tanggal 13 Januari 2006 tentang Tim 
Optimalisasi Penerimaan Pajak dan Surat Direktur P4 selaku Ketua TOPP Nomor S-135/PJ.712/2006 tanggal 
29 Maret 2006 hal Program Optimalisasi Penerimaan Pajak dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut :

1.	Terdapat kesalahan redaksional dalam Surat Direktur P4 Nomor S-135/PJ.7/2006 tanggal 29 Mei 2006 
	hal Program Optimalisasi Penerimaan Pajak angka 16 hal 3, sehingga perlu diralat menjadi sebagai 
	berikut :
	"16.	Menyampaikan kepada sub Tim Penagihan di wilayahnya bahwa alokasi target TOPP per 
		kanwil DJP mempertimbangkan sisa tunggakan dari ketetapan yang terbit tahun 2005 dan 
		ketetapan yang terbit sebelum tahun 2005. Target TOPP Sub Tim Penagihan merupakan target 
		pencairan tunggakan pajak atas ketetapan yang terbit sebelum tahun 2006 ditambah 
		pencairan tunggakan atas ketetapan yang terbit tahun 2006 yang dibayar lebih dari 60 hari".

2.	Berdasarkan data yang ada pada kami per tanggal 23 Mei 2006, belum semua kanwil mengirimkan 
	Laporan TOPP secara tertib setiap bulan. 
	Rincian matrik penyampaian Laporan TOPP adalah sebagaimana terdapat pada lampiran 4 (pemantauan 
	penyampaian SPT), lampiran 8 (audit), dan lampiran 11 (penagihan).

3.	Realisasi penerimaan pajak dari kegiatan TOPP selama Januari sampai dengan April 2006 adalah 
	sebesar Rp2,57 triliun atau sebesar 12,87% dari rencana sebesar Rp20 triliun dengan perincian 
	sebagai berikut :
	____________________________________________________________________________________
	No    	Sub Tim    		  Rencana 2006   	Realisasi Jan-Apr 2006   	        Persentase 
					   (Miliar Rp) 		         (Miliar Rp)  
	____________________________________________________________________________________
	1    	Ekstensifikasi    		      3.000    			138,10    		4,60%    
	2    	Pemeriksaan & Penyidikan    8.500    			1.185,55    		13,95%    
	3    	Penagihan    		      8.500    			1.251,05    		14,72%    
	____________________________________________________________________________________

	Jumlah    			     20.000    			2.574,70    		12,87%    
	____________________________________________________________________________________

4.	Ikhtisar kinerja masing-masing Sub Tim adalah sebagai berikut : 
	a.	Sub Tim Pelaporan
		Tidak ada sistem pelaporan TOPP yang baru. 
	b.	Sub Tim Pemantauan Penyampaian SPT
		Pemantauan penyampaian SPT dilakukan melalui kegiatan TOPP dan melalui Master File 
		Nasional. Laporan Sub Tim Pemantauan Penyampaian SPT periode Januari sampai dengan 
		April 2006 adalah sebagai berikut :
___________________________________________________________________________________________

				SPT Tahunan PPh sesuai MFN	    SPT Tahunan PPh sesuai Laporan TOPP
Uraian   	______________________________________________________________________________

				Badan    	    OP    		Badan    	     OP
___________________________________________________________________________________________

WP Terdaftar 			1.061.347	9.772.990		604.407		1.432.212
WP Efektif 			994.496 	9.474.148		449.423		1.183.157
SPT Masuk 			281.383		790.346			176.172		466.335
SPT Tidak Masuk 		713.113		8.683.802		273.251		716.82
Penundaan SPT 			-		-			-		-
SPT Direkam Balance 		-		-			-		-
SPT Direkam Tidak Balance 	-		-			-		-
SPT Belum Direkam		- 		-			-		-
___________________________________________________________________________________________
Catatan : 
% SPT Masuk 			28,29		8,34			39,20		39,41
% SPT Tidak Masuk 		71,71		91,66			60,80		60,59
% SPT Sudah Direkam 		100,00		100,00			-		-
% SPT Belum Direkam     	-		-			-		-
___________________________________________________________________________________________

	   	Rincian per kanwil berdasarkan laporan TOPP dari KPP terdapat pada lampiran 1 s.d. 4

		Berdasarkan administrasi di Sub Tim Pemantauan Penyampaian SPT baru ada 16 (enam belas) 
		Kanwil yang telah menyampaikan Laporan Pemantauan Penyampaian SPT, sedangkan 15 
		(lima belas) Kanwil belum menyampaikan laporan. Oleh karena itu, evaluasi dilakukan hanya 
		berdasarkan data yang ada di Master File Nasional yang secara garis besar diuraikan sebagai 
		berikut :
		1)	Jumlah SPT Tahunan PPh Badan Tahun Pajak 2005 yang masuk sesuai Laporan TOPP 
			adalah sebesar 176.172 dengan persentase sebesar 39,20% jika dibandingkan 
			dengan SPT yang dikirim (WP Efektif). Sedangkan SPT Masuk menurut data di Master 
			File Nasional adalah 281.383 dengan persentase sebesar 28,29%.
		2)	Sesuai Master File Nasional persentase SPT Tahunan PPh Badan Tahun Pajak 2005 
			dibandingkan dengan tahun pajak 2004 secara nasional mengalami penurunan 
			sebesar 8,72%, yaitu dari 37,01% turun menjadi 28,29%. Persentase SPT Tahunan 
			PPh Badan yang masuk di semua Kanwil mengalami penurunan, kecuali Kanwil WP 
			Besar yang mengalami kenaikan sebesar 8,14%.
		3)	Kanwil yang persentase SPT PPh Badan yang masuk untuk Tahun Pajak 2005 
			tertinggi adalah Kanwil WP Besar, yaitu sebesar 86,22% dan yang terendah adalah 
			Kanwil DJP Nanggroe Aceh Darussalam sebesar 12,89%.
		4)	Jumlah SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2005 yang masuk sesuai Laporan 
			TOPP adalah sebesar 466.335 dengan persentase sebesar 39,41% jika dibandingkan 
			dengan SPT yang dikirim (WP Efektif). Sedangkan SPT Masuk menurut data Master 
			File Nasional adalah 790.346 dengan persentase sebesar 8,34%.
		5)	Persentase SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2005 dibandingkan dengan 
			Tahun Pajak 2004 secara nasional juga mengalami penurunan sebesar 28,14%, yaitu 
			dari 36,48% turun menjadi 8,34%. Penurunan SPT Masuk yang cukup material ini 
			disebabkan adanya penambahan jumlah WP yang dikukuhkan secara jabatan yang 
			antara lain terjadi di Kanwil DJP Sumbagut I dan II, Kanwil DJP Jakarta I sampai 
			dengan V, Kanwil DJP Jawa Bagian Barat I, II, dan III, serta Kanwil DJP Jawa Bagian 
		 	Timur II.
		6)	Kanwil yang persentase SPT PPh Orang Pribadi yang masuk untuk Tahun Pajak 2005 
			tertinggi adalah Kanwil DJP Jawa Bagian Tengah I, yaitu sebesar 45,50% dan yang 
			terendah adalah Kanwil DJP Jakarta III sebesar 2,18%.
	c.	Sub Tim Ekstensifikasi
		Laporan Sub Tim Ekstensifikasi periode Januari sampai dengan April 2006 adalah sebagai 
		berikut : 
___________________________________________________________________________________________
		   	        Jumlah Wajib Pajak		Jumlah Penerimaan (Dalam Milyar)
Wajib Pajak		Rencana    	Realisasi  	%	Rencana    	Realisasi  	%
___________________________________________________________________________________________
   
WP Orang Pribadi  	120.000		55.558		46,30 					
WP Badan WP 		250.000 	32.183 		12,87 						
OP dan Badan    	370.000 	87.741		23,71  	3.000		138,00  		4,60
___________________________________________________________________________________________
Sumber: Intranet DJP

		Rincian per kanwil berdasarkan laporan TOPP dari KPP terdapat pada lampiran 5 dan 6.

		Berdasarkan kegiatan ekstensifikasi periode Januari sampai dengan April 2006, maka 
		didapatkan data-data sebagai berikut :
		1)	Ekstensifikasi Wajib Pajak Badan
			a)	Realisasi Ekstensifikasi untuk jumlah Wajib Pajak Badan sebesar 32.183 WP 
				atau sebesar 13% dari target 250.000 WP.
			b)	Untuk periode yang sama tahun sebelumnya realisasinya sebesar 20.077 WP
				atau sebesar 20,07% dari target 100.000 WP.
			c)	Realisasi pencapaian jumlah Wajib Pajak Badan untuk periode ini mengalami 
				kenaikan dari tahun sebelumnya, tetapi jika dibandingkan dengan target yang 
				harus dicapai, maka untuk periode ini mengalami penurunan pencapaian dari 
				tahun sebelumnya.
		2)	Ekstensifikasi Wajib Pajak Orang Pribadi
    			a)	Realisasi Ekstensifikasi untuk jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi sebesar 
				55.558 WP atau sebesar 46,30% dari target 120.000 WP.
			b)	Untuk periode yang sama tahun sebelumnya realisasinya sebesar 55.784 WP 
				atau sebesar 23% dari target 240.000 WP.
    			c)	Realisasi pencapaian jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi untuk periode ini 
				mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, tetapi jika dibandingkan
				dengan target yang harus dicapai maka untuk periode ini mengalami kenaikan 
				pencapaian dari tahun sebelumnya.
		3)	Ekstensifikasi dalam rupiah
   			a)	Total penerimaan ekstensifikasi sebesar Rp 138.109.754.690,00 atau sebesar 
				4,60% dari target sebesar Rp 3.000.000.000.000,00.
    			b)	Total penerimaan ekstensifikasi periode sebelumnya (periode Januari s.d. 
				April 2005) sebesar Rp 226.771.685.589,00 atau sebesar 11,34% dari target 
				sebesar Rp 2.000.000.000.000,00.
			c)	Realisasi ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, baik dari segi 
				jumlah maupun persentase pencapaian target.
	
	d.	Sub Tim Pemeriksaan dan Penyidikan 
		Laporan Sub Tim Pemeriksaan dan Penyidikan periode Januari sampai dengan April 2006 
		adalah sebagai berikut :

				    	       Rencana    		       Realisasi    		 %    
		Penerimaan    		8.500.000.000.000    	1.185.556.627.000    	13,95
	
	   	Rincian per kanwil berdasarkan laporan TOPP dari KPP terdapat pada lampiran 7 dan 8.

		Berdasarkan Laporan Perkembangan Realisasi Pencairan TOPP Sub Tim Pemeriksaan dan
		Penyidikan periode Januari s.d. April 2006 (terlampir) yang telah diterima dari masing-
		masing Kanwil, kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :
		1.	Tingkat Kepatuhan Menyampaikan Laporan Tingkat kepatuhan Kanwil DJP dalam 
			menyampaikan laporan ke Direktorat P4 belum optimal, hanya 4 (empat) Kanwil DJP 
			yang sudah menyampaikan laporan untuk periode Januari s.d. April 2006 (lengkap) 
			yaitu :
			-	Kanwil DJP Jawa Bagian Barat II
			-	Kanwil DJP Kalimantan Barat
			-	Kanwil DJP Bali
			-	Kanwil DJP WP Besar
		    	Sedangkan sisanya adalah :
			-	Belum diterima Laporan bulan April : 27 (dua puluh tujuh) Kanwil
			-	Belum diterima Laporan bulan Januari s.d. April : 12 (dua belas) Kanwil     
		2.	Perbandingan Realisasi dengan Target TOPP Tahun 2006
			-	Realisasi pencairan TOPP Sub Tim Pemeriksaan dan Penyidikan periode 
				Januari s.d April secara nasional baru sebesar Rp1,187 triliun atau 13,95% 
				dari target yang telah ditetapkan yaitu sebesar Rp8,5 triliun.
			- 	Terdapat 17 (tujuh belas) Kanwil DJP yang persentase realisasinya dibawah 
				13,95%.
			-	Lima Kanwil yang mencapai urutan tertinggi realisasi TOPP Pemeriksaan dan 
				Penyidikan adalah :
				1.	Kanwil DJP Jawa Bagian Timur III (33,88%)
				2.	Kanwil DJP Jakarta III (32,51%)
				3.	Kanwil DJP Jawa Bagian Timur I (27,51%)
				4.	Kanwil DJP Jakarta I (24,18%)
				5.	Kanwil DJP Sulsel dan Sultra (23,79%)
		3.	Perbandingan Realisasi dengan Target TOPP 2005
			Realisasi TOPP Sub Tim Pemeriksaan dan Penyidikan secara nasional periode Januari 
			s.d. April 2006 sebesar 13,95% dari target, mengalami kenaikan bila dibandingkan 
			dengan periode yang sama tahun lalu (Januari s.d. April 2005), yaitu 10,64% dari 
			target.
	e.	Sub Tim Penagihan
		Laporan Sub Tim Penagihan periode Januari sampai dengan April 2006 adalah sebagai berikut : 
    				Rencana    		Realisasi    		%    
		Pencairan    	8.500.000.000.000    	1.251.058.835.000    	14,72

		Rincian per kanwil berdasarkan laporan TOPP dari KPP terdapat pada lampiran 9 s.d. 11.

	Berdasarkan Laporan Perkembangan Realisasi Pencairan TOPP Sub Tim Penagihan Periode Januari s.d. 
	April 2006 (terlampir) yang telah diterima dari masing-masing Kanwil, kami sampaikan hal-hal sebagai 
	berikut :
	1.	Tingkat Kepatuhan Menyampaikan Laporan
		Tingkat kepatuhan Kanwil DJP dalam menyampaikan laporan ke Ketua TOPP belum optimal 
		dalam memanfaatkan jaringan SIP (Intranet DJP), sehingga laporan terlambat diterima. 
		Terdapat 8 (delapan) Kanwil DJP yang sudah menyampaikan laporan untuk periode Januari 
		s.d. April 2006 (lengkap), yaitu :
		-	Kanwil DJP Sumatera Selatan & Bangka Belitung
		-	Kanwil DJP Jakarta II
		-	Kanwil DJP Jakarta III
		-	Kanwil DJP Jakarta IV
		-	Kanwil DJP Jakarta Khusus
		-	Kanwil DJP Jawa Bagian Barat III
		-	Kanwil DJP Kalimantan Barat
		-	Kanwil DJP WP Besar
	    	Sedangkan sisanya adalah :
		-	Belum diterima laporan bulan April 2006 : 21 (dua puluh satu) Kanwil
		-	Belum diterima laporan bulan Maret dan April 2006 : Kanwil DJP Papua & Maluku
		- 	Belum diterima laporan bulan Januari s.d. April 2006 : Kanwil DJP Jambi
	2.	Perbandingan Realisasi dengan Target TOPP Tahun 2006
		-	Realisasi pencairan TOPP Sub Tim Penagihan periode Januari s.d. April 2006 secara 
			nasional baru sebesar Rp 1,251 triliun atau 14,72% dari target yang telah ditetapkan 
			sebesar Rp 8,5 triliun.
		-	Terdapat 14 (empat belas) Kanwil DJP yang persentase realisasinya dibawah 14,72%.

		Lima Kanwil yang mencapai urutan tertinggi realisasi TOPP Penagihan adalah :
		1.	Kanwil DJP Kaltim (74,38%)
		2.	Kanwil DJP Jawa Bagian Barat I (49,42%)
		3.	Kanwil DJP Jawa Bagian Tengah I (39,57%)
		4.	Kanwil DJP Bali (38,30%)
		5.	Kanwil DJP Sulawesi Bagian Utara (33,63)

	3.	Perbandingan Realisasi dengan Target TOPP Tahun 2005
		-	Secara nasional realisasi pencairan TOPP Sub Tim Penagihan periode Januari s.d. 
			April 2006 sebesar Rp 1,251 triliun atau 68,44% bila dibandingkan dengan periode 
			yang sama tahun lalu (Januari s.d. April 2005) sebesar Rp 1,828 triliun.
		-	Terdapat 11 (sebelas) Kanwil DJP yang persentase realisasinya dibawah 68,44%.
		-	Lima Kanwil yang mencapai urutan tertinggi realisasi TOPP Penagihan adalah:
			1.	Kanwil DJP Kaltim (594,52%)
			2.	Kanwil DJP Jawa Bagian Tengah I (269,05%)
			3.	Kanwil DJP Jawa Bagian Barat I (247,71%)
			4.	Kanwil DJP Sulawesi Bagian Utara (221,65%)
			5.	Kanwil DJP NAD (192,68)

	Berdasarkan ikhtisar kinerja masing-masing Sub Tim tersebut di atas, maka para kepala kantor 
	diminta agar mengambil langkah-langkah dalam rangka mengamankan rencana yang telah ditentukan 
	antara lain : 
	1.	Sub Tim Pemantauan Penyampaian SPT 
		a.	Mengingat masih banyak Kanwil yang belum menyampaikan Laporan TOPP 
			Pemantauan Penyampaian SPT Tahunan, maka kepada Kanwil yang belum 
			menyampaikan laporan agar segera menyampaikan kepada Ketua TOPP.
		b.	Sehubungan dengan adanya penurunan persentase SPT yang masuk, baik SPT PPh 
			Badan dan SPT PPh Orang Pribadi, maka diminta agar Kepala Kanwil melakukan 
			analisis sebab-sebab penurunan tersebut dan mencari upaya pemecahannya untuk 
			KPP-KPP di wilayah kerjanya, dan kemudian dilaporkan kepada Ketua TOPP.
	2.	Sub Tim Ekstensifikasi 
		a.	Meningkatkan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat akan pentingnya pajak. 
		b.	Meningkatkan pemantauan dan penjaringan terhadap masyarakat yang memenuhi 
			kriteria sebagai Wajib Pajak. 
		c.	Memantau kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan terhadap Wajib Pajak hasil 
			ekstensifikasi tahun sebelumnya.
	3.	Sub Tim Pemeriksaan dan Penyidikan 
		a.	Mengupayakan percepatan penyelesaian SP3 yang memiliki potensi menghasilkan 
			penerimaan, termasuk penerimaan yang dihitung dari refund discrepancies hasil 
			pemeriksaan lebih bayar.
		b.	Mengingat pentingnya pelaporan TOPP untuk keperluan pemantauan dan pengawasan 
			kegiatan pemeriksaan secara nasional, maka Kepala Kanwil diminta secara sungguh-
			sungguh melakukan pemantauan dan mengarahkan masing-masing UPS di wilayahnya 
			untuk segera melakukan proses pelaporan dimaksud secara berkala dan konsisten 
			serta mengirimkan ke Ketua TOPP.
	4.	Sub Tim Penagihan 
		a.	Oleh karena masih banyak Kanwil yang belum atau terlambat menyampaikan Laporan 
			TOPP Penagihan Pajak, maka kepada Kanwil yang belum menyampaikan laporan agar 
			segera menyampaikan kepada Ketua TOPP.
		b.	Para Kepala Kanwil agar lebih memanfaatkan jaringan Intranet DJP dalam 	
			mengirimkan softcopy laporan.

Demikian surat ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.



Ketua TOPP,

ttd.

Amri Zaman
NIP 060062945
KANWIL PAJAK Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Ringroad Utara No. 10, Yogyakarta 55282
Telp : +62 274 4333951 / Fax : +62 274 4333954
Copyrightę Kanwil DJP DIY. Developed by Citra.web.id
Best View on Firefox 3